Assalamu alaikum wr. wb
Dear pecinta bus di seluruh Indonesia. Lama tak jumpa. Maklum sudah sibuk sekali dan laptop rusak jadi rada susah buat update. Heheheh...maaf jadi curhat. Bagaimana kabar kalian semua ? Semoga sehat walafiat. 2016 alhamdulilah secara pribadi masih bisa 5x PP naik bus malam. Walau masih menjadi penglaju setia Wonosari - Bekasi PP namun ada beberapa PO yang bisa diupdate untuk dicoba pertama kali.
Dan hampir setiap perjalanan dengan bus malam tak lupa untuk saya tuangkan dalam catatan perjalanan. Yang paling sering saya update justru di web www.bismania.com. Bagi yang sering memantaunya tentu sudah tak asing dengan updatetan report dari saya. Mengingat blog saya juga harus saya hidupkan, maka saya coba untuk menceritakan kembali dalam blog pribadi saya ini.
Sesuai dengan judul kali ini "First Impression Bersama Maju Lancar Avante Membuka Tahun 2017" , kali ini saya akan menceritakan serunya naik armada baru dari Maju Lancar ini. Akhirnya alhamdulillah yaaah Maju Lancar punya bis berbody tinggi juga. Walau masih mengusung OH 1526 tapi patut untuk diapresiasi. Dan sebagai penanda awal 2017 yang cantik serta reunian kembali dengan Babe Meot setelah setahun lebih tak bareng lagi dengan beliau. Tak perlu basa basi lagi mari disimak cerita dari saya. Monggo.....
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
31 Desember 2016
Dan hari itu hari Jumat. Setelah sholat Jumat hujan sudah reda. Agenda hari ini saya ingin mengajak nenek saya untuk mencari kebutuhan keperluan untuk nanti acara pribadi di minggu depan. Ya, saya pulang juga ada misi mencari keperluan dan menjemput nenek tercinta untuk acara pribadi minggu depan. Sembari nanti menebus tiket di Kantor pusat Maju Lancar.
Sudah lama rasanya saya tak menceritakan Maju Lancar dalam balutan turing report. Apalai ini saat yang tepat untuk saya bercerita kembali dengan Maju Lancar. Dan sekarang memang Maju lancar sedang rilis armada barunya yang saya pun telah membookingnya untuk armada kembali nanti. Sudah tak sabar sekali.
Menjelang sore setelah semua sudah didapat saya transit di kantor pusat Maju Lancar. Saya tak ragu untuk menuju loket penumpang. Sudah ada Mas Asep yang siap melayani. Dua tiket Maju Lancar edisi W2 dengan armada Avante sudah saya amankan dengan mahar Rp 480.000,- untuk 2 tiket. Per tiket Rp 240.000,- dengan rincian tarif normal 210 ribu dengan ditambah kenaikan tarif liburan 30 ribu. Berarti W2 setara tarif seri V. Mungkin analoginya karena sama sama vip 34 seat.
Avante bakal jadi armada SHD pertama yang akan saya naiki. Dan menjadi armada pembuka di tahun 2017. Sekaligus bakal menjadi ajang reunian jalan bareng dengan Babe Meot setelah satu tahun lebih lamanya saya tak bareng dengan beliau. Serta turut berpartisipasi memanaskan time line musim libur akhir tahun dengan armada yang tak kalah mentereng. Memang semakin panas menjelang akhir 2016.
1 Januari 2017.
Welcome 2017. Mana semangatnya ?? Yang dipojok mana suaranya ?? Masih semangat ?? Sudah sarapan ??Sudah cuci muka ??Bagus....
Siang ini adalah hari untuk kembali ke Bekasi. Semua barang sudah disiapkan. Biasalah wong gunung bawanya apa aja. Apalagi mau ada acara ya 2x lipat lebih banyak. Tinggal menanti mobil shuttle yang siap menjemput kami. Untuk Maju Lancar jika dua penumpang atau lebih akan dijemput oleh shuttle sampai pelosok pelosok GK .
Pukul 12.30 mobil tersebut pun tiba. Sebuah APV hitam siap mengantarkan kami ke terminal. Kami bukan hanya sendiri, setah menjemlutvkami masih harus jemput penumpang lain di daerah Sokoliman, Karangmojo .
Pukul 13.30 sampai di Terminal Wonosari. Bus rupanya sudah stand by. Tampak samai sekali hilir mudik para penumpang saat itu. Avante maju lancar setelah musim liburan akan diproyeksikan menjadi seri A. Menggantikan armada seri A yang jetbus. Mesin masih sama mengusung 1526 tapi sudah air suspension. Infonya ini unit membeli sasis 1526 yang teronggok di Tentrem yang tanpa tuan. Maju Lancar menebusnya dan menjadikanya unit Avante. Keunikan dari unit ini adalah ac yang di belakang. Seperti unit SHD nya Subur Jaya.
Sebelum take off, tak lupa untuk berpose bersama. Sesuatu hal yang pernah saya lakukan pada saat first naik Seri A Jetbus HD awal 2014 dan terulang 3 tahun kemudian.
14.00 bus diberangkatkan. Bus meninggalkan terminal Wonosari. Akhirnya bisa icip icip bis baru juga. Akhirnya bisa naik SHD. Tampak view dari seat depan.
Bus transit kantor pusat di Siyono untuk controlan dan mengambil penumpang. Klakson berbunyi teloleeet menggema. Seketika penumpang heboh. Ya ampun teryata bertelolet juga ini bus. Hahahah.....Tampak pemandangan unik. Sekawanan anak kecil masuk dalam kabin menghamipir driver. " Om Meot telolet nya donk...." rengek mereka. Dan dengan senang hati Babe Meot membunyikan klakson tersebut. Disambut keceriaan tiga bocah tersebut. Semua penumpang pun tertawa. Rupanya diketahui ketiga bocah tersebut adalah cucu cucu dari sang owner, Bapak Sutrisno.
Take off dari kantor pusat melintasi Jalan Wonosari - Yogyakarta sudah berjupa dengan kemacetan. Padat merayap berjalan pelan pelan. Musim libur akhir tahun dimanfaatkan pelancong untuk berwisata ke daerah Gunungkidul. Jalanan dikuasai oleh mobil mobil pribadi dan bus bus pariwisata. Banyak dijumpai berplat B. Jika lancar sampai Jogja bawah sekitar jam 3 . Namun kalau macet seperti ini bisa 2x lipat.
Pada akhirnya sampai juga di garasi 2 Yogyakarta untuk transit ambil penumpang dan snack. Ternyata disini sudah banyak ditunggu sekumpulan penggemaf bus untuk mengabadikanya. Saya kok jadi tertarik. Saya pun turun sejenak untuk mengabadikanya. Maklum belum punya fotonya secara fotogenik.
Tampak Belakang
Sampai di Jombor , mengambil penumpang dan rupanya bus tak bisa masuk ke terminal sisi Utara.Bus mentok . Alhasil bus exit dari pintu belakang. Bablas saja dan masuk kembali ke ring road.
Santai sore pukul menunjukan pukul 17.15. Sambil menikmati suguhan pemandangan sore saat itu yang sudah melintasi ramainya Jalan Wates. Bus ini begitu nyaman jauh berbeda dengan seri A sebelumnya. Efek air suspension begitu membedakan dengan yang terdahulu. Seat rimba kencana yang ini pun terasa lebih empuk dari pendahulunya.
Tak lengkap menikmati sore jika tak sambil ngopi dari fasilitas coffe maker yang disediakan. Sudah disediakan kopi instan dan teh celup untuk penumpang.
Adzan Magrib bergema ketika sudah sampai di Wates. Dari sini bus mulai konvoi dengan kawannya. Adalah Maju lancar Seri A yang masih menjabat seri A sebelum tergantikan nanti oleh Avante. Seri A "Dancing Queen" memimpin di depan. Selalu ada rindu untuk naik Dancing Queen. Unit ML yang pernah saya ceritakan dalam report sebanyak 3x itu begitu selap selip memimpin konvoi sampai perbatasan DIY-Jateng.
Semakin memasuki petang dan sudah melaju di jalur pinggir. Jalur yang banyak orang menyebutnya jalur Daendels. Jalur ini sudah halus dan dan jalur 2 lajurnya semakin panjang walau belum semuanya dibuat 2 lajur. Masih berkonvoi ria dengan Dancing Queen di depan.
Pukul 20.28 bus akhirnya sampai untuk istirahat. Sampai Di Rumah Makan Jakarta. Sudah berjejer rapi barisan maju Lancar. Terselip juga unit Prayogo dan Kramat Djati yang turut istirahat di rumah makan ini. Sebelum mengantri untuk service makan terlebih dulu untuk buang air kecil dan cuci muka.
Tampak seri W juga baru tiba.
Tampak seri W juga baru tiba.
Se umur umur naik Maju Lancar baru kali ini antrian service makan sepanjang ini sampai diluar teras rumah makan. Maklum hampir semua datang bersamaan. Dari ML kelas VIP ada seri A, B, F dan W2 dan beserta W. Belum lagi dari Prayogo dan Kramat Djati. Tak pelak menjadi "rush hour" saat itu. Dan akhirnya dapat giliran serivce makan. Mari kita makan. Sedikit kritik untuk menu makanya. Berhubung kelas W2 atau setara seri V diatas seri VIP dan hampir setara seri W executif mungkin akan lebih bijak jika service makan seperti seri W dan V yaitu lauk ayam. Seperti seri V di RM Sari Rasa yang service makan setra kelas executif dan seri W yang menu makan berbeda dengan kelas vip. Mungkin pihak rumah makan tak siap dengan padatnya trafic pengunjung. Tapi tak mengapa cita rasa yang nikmat menutupi itu semua. Dengan menu masakan diluar lauknya seperti sayur khas Jawa seperti sayur krecek, sayur daun singkong, mengingatkanku pada servis makan pada So Tasty pada NS 01 dulu saat 2013 .
Pukul 20.57 bus akan diberangkatkan. Para penumpang di infokan dengan pengeras suara bahwa bus akan diberangkatkan.
Dan seperti yang sudha di prediksi lepas RM Jakarta langsung dibejek saja oleh Mas Agus. Tampak lebih lenggang tapi mungkin entah nanti macet atau lancar ke depanya. Meningat jalur tengah Bumiayu-Prupuk begitu horror akhir akhir ini.
Dan.....seperti yang sudah di prediksi bahwa terjadi kemacetan . Memasuki Ajibarang saja sudah padat. Lebih baik saya tidur saja. Dan akhirnya saya tertidur pulas.
Terbangun di pagi hari. Rupanya sudah di tol. Mata masih kriyep kriyep mengumpulkan nyawa dalam tubuh. Rupanya sudah mausk tol. Pukul 05.30 saat fajar menyingsing baru memasuki tol Pejagan.
Bus sudah sampai di Cipali. pagi yang berembut menyambut. Begitu dingin terasa ddi kabin. Kaca belahan atas yang lebar dengan "topi" yang tak menutupi pandangan begitu tetap memberikan point of view dari penumpang depan. Tak begitu terhalangi seperti pada SHD Adiputro.Matarahari semakin meninggi. Masih di ruas tol Cipali tampak yang turut kesiangan jumpa satu ekor Puma. Sepertinya ini Puma line Klaten via Selatan.
Pukul 07.15
Bus transit exit Karawang Timur untuk menurunkan penumpang.
Saya dan Mbah Putri saya turun disini. Terima kasih Maju lancar Avante atas pengalaman perdana icip icip bus yang tinggi. Setelah 2016 saya belum dan rela absen untuk icip icip bus tinggi demi untuk menunggu unit ini. Sungguh sangat ketingglan zaman sekali saya . Hehehe... Terima kasih juga untuk seluruh crew, babe Meot cs atas keramahannya. Sudah lama setelah setahun lebih akhirnya bisa bersama lagi. Reunian yang sempurna. Dan pembuka 2017 yang indah untuk saya pribadi.
2017 yang dimana akan jadi tahun paling sibuk untuk saya pribadi. Namun akan semakin jarang saya akan menikmati sensasi bus malam. Kalaupun bisa itu hanya 2x dan sudah termasuk mudik lebaran.
Terima kasih sudah memantau report saya dengan sabar kurang lebih satu bulan ini. Akhir kata saya Estu Prabowo mengucapkan maaf sebesar besarnya jika ada salah dalam penulisan dan beribu rasa terima kasih untuk sahabat sahabat dibalik cerita ini dan pembaca setia. Semoga selalu sehat walafiat.
See u next report.
Wassalamu alaiku wr. wb
See u next report.
Wassalamu alaiku wr. wb
Comments
Post a Comment