Skip to main content

CIKARANG - JOGJA DENGAN LAJU PRIMA 102


Assalmu alaikum wr wb, dear Bismania Indonesia 

Yak .... Welcome 2016. Mari kita meresolusikan akan sesuatu dan menebus kegagalan yang telah lampau. Jujur saja saya kanget berat dengan Gunungkidul. Sudah 4 bulan lewat tak mencium udara segar Gunungkidul. Terakhir kesana saat cukup "tersiksa" dengan gemblodaknya kabin vip Mulyo Indah saat November 2015 yang lalu. 4 bulan yang lalu saya terakhir merasakan Maju Lancar. Bus favorit saya . Empat bulan berlalu setelah ditutup dengan gegap gempita Seri Pamungkas 2015 ke Malang ingin membuka lagi sekelumit naik bis. Memberikan referensi special buat para PJKA line Jogjakarta.

Februari terdapat long weekend di pekan perdananya. Ini adalah saat yang tepat untuk memulai ala ala PJKA line Jogjakarta kembali. Kencangkan sabuk pengaman. Siapkan perbekalan dan jangan sampai haus dijalan.

Sudah jadi impian banyak pecinta bus ingin naik bus yang bagus bagus. Dan saya sebearnya ngebettttttttt ingin icip icip armada SE terbaru Rosalia Indah line Semin. Yaitu NL 611 dan 499. Yup, siapa yang tak kepincut setelah sekian tahun Rosin line Semin di isi armada armada kasta dua dibanding Rosin Soloan/Madiun yang selalu gres luar dalam. Kini Rosin Semin boleh bangga punya NL 611/499 yang memang luar dalam baru baik body maupun mesin. Setra Jetbus 2+ dengan mesin MB 1526 ( kalau di stiker sih OH 1626 ). Tapi semua bisa saja meleset itu hanya angan angan. 

Awal Februari 2016.

Ditanggal muda dimana sebagian besar orang menerima penghasilan dari kerja kerasnya dalam sebulan. Mulailah hitung menghitung budget sesuai dengan rencana anggaran bulanan. Tak terkecuali saya. Dengan budget yang sudah saya perkirakan bisa lah saya mengamankan satu seat empuk Rosalia Indah SE 611/499 dari agen Cikarang. Namun sayang sekali gaji turun tak pada waktunya. Info gaji telat turun maksimal tanggal 5 Februari pada hari Jumat. Baaah.... macam mana ini gaji turun pas di hari H keberangkatan. Mana bisa cari tiket aman. Semakin tipis peluang untuk dapat satu seat Rosin SE. Untuk Rosin memang harus bayar lunas saat booking. Duit dari mane gak ada budget buat booking tiket. Sekedar untuk DP saja tak ada cuma buat ongkos hidup sampai gaji turun.

Okelah saatnya bermain intuisi saja. Dapat tiket berangkat saja sudah bersyukur. Kalau gak dapat go show saja nyambung nyambung. Terlintas di pikiran kalau Se Rosin habis beralih ke Ramayana atau gak OBL atau KD ke solo atau Gajah Mungkur. Why must Gajah Mungkur ?? Kenapa bisa masuk list. Ceritanya begini ane juga kesengsem dengan Gajah Mungkur yang body all new legacy yang selalu transit Cikarang tiap jam 5 sore atau menjelang magrib. Entah kelas Exe atau SE. Dan mau mengkompori salah satu mania nya yang sekarang ngakunya udah gak cinta lagi ma Gajah Mungkur. Siapa lagi kalau bukan Yusuf Hidayat. ​Kali dia kepincut lagi naik GM lihat aku naik GM.

Masih di di tanggal 1 Februari. 

Teman teman terdekat saya juga menikmati liburan akhir pekan dengan ngebis. Sebut saja Gustovan, dia tak tau mau kenama setelah ku ajak ikut ke GK nginep dirumah tapi menolak. Lalu ada Agus Dwi Pangestu atau panggilan enaknya Agus DP atau Pangestu saja dia mau mudik ke GK. Hanya dia berangkat naik seri V ML. Wah gak deh gak bisa join untuk berangkatnya baliknya saja nanti bareng. Tak berminat naik ML untuk berangkat. Dan terakhir Yusuf Hidayat. Satu ini ingin ke Solo. Paling mewah katanya berangkat balik naik bus kelas atas. Cuma tak memberi tahu naik apanya. Enak banget ya udah pada pegang tiket cuma saya saja yang belum punya tiket berangkat.

Kembali ke Pangestu. Kita berdua berangkat di hari yang sama yaitu tanggal 5 Februari. Kita balik pun sepakat bareng dari GK tanggal 8 Februari. Untuk balik lebih mudah pemesanan tiketnya. Saya telepon mas asep kantor ML Siyono saja buat booking. Niat hati ingin naik seri W biar menebus kegagalan naik bus empuk pas berangkat tapi apa daya di H-7 juga tetep ludes juga. Masih ada seri A . Yah seri A lagi.... tapi gak apa apa deh syukur kalau naik bus nya Babe Meot bisa say hello lagi lama tak jumpa. Deal fix 2 seat untuk ML seri A untuk tanggal 8.

2 Februari 2016

Pagi hari di tanggal muda dimana kantong masih kosong melompong saya tetap memulai hari. Obrolan di mesanger dengan kawan kawan yang ingin jalan long weekend semakin panas saja. Udah pada pamer tiket bus bus cakep dengan berbagai tujuan. Ya Allah .....estu cuma ingin pulang ketemu mbah. Naik bus apa aja bagus deh. Harus kuat terhadap gempuran foto foto tiket bus kece. Berangkat kerja iseng iseng mampir agen Lorena Cikarang. Sekedar bertanya . Cukup penasaran dengan PO satu ini. Sampai di agen saya bertanya dari tarif, jam keberangkatan , lalu kelas. Dan ternyata cukup kecewa dengan untuk ke Jogja dengan tarif Rp 180.000,- dengan vip 40 seat non servis makan. Berangkat jam 6 sore. Tak masalah dengan jam keberangkatanya cuma 180ribu 40 seat non makan jadi enggan untuk mencoba. Saya lalu lanjut ke tempat kerja saja. Orang saya cuma bertanya saja. 


Tanggal 3 Februari 2016

Kabar baik akhirnya datang juga. Mendapatkan info resmi kalau gaji sudah bisa diambil di atm atm terdekat. Alhamdulilah akhirnya ada budget untuk PJKA. Tapi ini sudah tanggal 3, 2 hari lagi hari H. Bis apa coba yang masih ada bangku. Dapat info dari teman agen Mulyo Indah Cikarang masih ada seat vip dan tambahan ac patas. Wah gak deh, ane jadi takut naik Mulyo Indah dari Cikarang setelah yang terakhir dibuat kecewa dengan armadanya. Saya iseng iseng bbm Yusuf," ndut... kalau Mungkur masih ada seat Exe atau SE kira kira ku ambil gak ? " , eh langsung tanpa basa basi dijawab " Gak usah...." Wkwkwkwkwkw........ciye ciye yang gak mau kena kompor Gajah Mungkur. Bilang aja cucah move on. 

Jam istirahat kerja saya hunting tiket ke agen agen bus malam Cikarang . Rosin, OBL, KD coret sudah penuh. Menuju agen Ramayana . Exe dan vip sudah habis tinggal non ac. Wah gak deh. Pilihan yang masuk akal dan cukup berbobot tinggal Laju Prima. Kebetulan agenya memang jadi satu dengan Ramayana. "Pak laju Prima nya Jogja masih ada ?". Ternyata masih ada yang kosong. Alhamdulilah seat 8B saya amankan. Hampir belakang ya. Cuma Rp 160.000,- saja.


Jumat , 5 Februari 2016.

Keperluan yang mau dibawa jalan sudah siap. Hari itu tetap bekerja seperti biasa. Hati sudah tak sabar menunggu sore hari. Sampai akhirnya tiba saatnya pulang kerja. Lokasi agen tak jauh dari tempat kerja. Hanya sekitar satu kilo meter. Jam 15.45 sampai di agen sudah ramai penumpang. Terdapat ada Ramayana, Gunung Mulia, dan barisan LP. Saya check in terlebih dulu dan jatah saya ada di LP 102. Bus sudah terparkir di depan. Dan ini dia bisnya. LP 102 Legacy Goldrag.



Satu ekor Gunung Mulia class VIP all new legacy AC kotak terparkir. Menarik ya, kenapa gak naik ini aja ya. Kalau tahu jatahnya ini mah pasti booking GuMul. Biasanya yang masuk cikarang itu necleus.


Kembali ke LP 102. Saya memasuki kabin LP 102. Masih sepi penumpang. Sepertinya ini khusus bus jatah Cikarang ke Jogja dan Klaten. Okupansinya bagus juga ya LP Cikarang. Terbukti ada 5 ekor terparkir saat itu. Bakik yang transit maupun yang stand by khusus Cikarang. Menuju seat 8B. Seat by versa dengan konfigurasi 40 seat. Sesuai lah dengan budget 160ribu. 


Satu persatu penumpang berdatangan. Sambil menunggu bus penuh crew sudah memutarkan hiburan dalam kabin. Tampak dari balik kaca di parkiran terdapat Bejeu dan Maju Lancar transit Cikarang. Satu jam terlewatkan untuk menunggu penumpang dan akhirnya bus sudah penuh. Tepat pukul 17.00 WIB LP 102 meninggalkan Cikarang. Kesan pertama lumayan lah dengan LP. Tak terasa sempit maklum postur saya memang kecil 40 seat VIP no problem. Melintas tol Cikampek sore itu cukup lengang untuk ukuran Jumat sore long weekend. Tumben tanpa long weekend pun untuk keluar Cikarang pas Jumat sore aja susahnya minta ampun. Baguslah kalau begitu semoga lancar sampai tujuan. Iring iringan dengan LP new marco lupa entah LP berapa kalau tak salah LP 39 menyusuri tol Cikampek hingga akhirnya bus transit rest area km 42. Disini bus sedang isi solar dan kontrolan. 


Sekitar 10 menitan kontrolan di rest area km 42 bus berlanjut kembali. Musik dangdut koplo masih menggema di kabin. Tol masih lancar jaya. Coba setiap Jumat sore long weekend seperti ini, berkah sekali buat pemudik atau PJKA. Kalau terus lancar begini bisa finish jam 3 atau jam 4 pagi di Giwangan. Semoga saja. Bus dengan gesitnya goyang kanan kiri mendahului kendaraan di depan termasuk beberapa bus AKAP seperti Pahala Kencana dan Rosalia Indah. Namun LP 39 sudah begitu ngacirnya lebih dulu jauh di depan. Sebenarnya menurut saya lebih menarik LP 39. Body new marco hino RG. Seatnya lebih enak sepertinya. Di sepanjang tol ini bus sering Head 2 Head dengan Ramayana seri P. Saling mendahului satu sama lain. Hinga akhirnya bus memasuki GT Tol Cipali di Cikopo. 

Menuju senja di tol Cipali. Untuk urusan entertainment bus ini juarez lah. Masih on hiburan musiknya. Seat versa ini memang tak se empuk Aldila dan Hai. Ya saya masih bisa memaklumi lah VIP Lcc ini. Masak mau menuntut yang setara dengan 180rb ke atas. Nikmati saja. Tak seburuk itu kok. Speed boleh , entertainment on , cuma pewangi ruangan sepertinya belum di refill. Kabin tak ada aroma wewangian. Hust info, sebenanrnya LP 102 adalah line paten untuk Ciledug-Purwantoro ( koreksi bila salah) yang saat itu di plot bantuan line Cikarang-Jogja/Klaten.

Dan malam itu terasa semakin gerah. Ini kan bus AC kok acnya sama sekali gak dingin. Makin lama makin engap. Satu persatu penumpang mulai mengeluh . " Pak sopir ac nya mati ya, kok panas sekali " celetuk salah satu penumpang. Pak kondektur mulai melakukan pengecekan dan fix AC modyaaar.... . Perjalanan memang masih jauh dan ini masih di Cipali. Saya tampak tenang saja. Karena memang udah terbiasa yang seperti ini. Dari berbagai bus ngeban, bus storing, bus ac mati, bus mengalami gangguan kelistrikan. Hoaaam... berbagai macam PO sudah dilalui dengan begini. Kita tunggu saja tindakan crew mengatasi masalah ini. Untung Hiba Group, crew berinisiatif untuk transit garasi Setia Negara di Cirebon untuk perbaikan. paling tidak ada sudah ketemu solusi dan penumpang tak terlantar di pinggir jalan untuk perbaikan.

Pukul 19.49 bus sampai di garasi Setia Negara. Semua penumpang turun dan di arahkan untuk istirahat di sebuah ruangan kosong di garasi tersebut. Bus dibawa ke ruang mekanik di underground. Hujan masih rintik rintik membasahi kota Cirebon.

Tampak foto diatas adalah suasana di ruangan yang dipakai penumpang termasuk saya sendiri untuk rehat sejenak. Hoaaam...badan lelah sekali. Perut keroncongan. Service makan masih lama. Boro boro mikirin rumah makan. Yang penting cepat atau lama bus selesai diperbaiki. Tak kuasa menahan lapar, saya berinisiatif untuk keluar mencari makanan. Celingak celinguk di luar garasi mencari warunng warung indomie. Dan dapatlah warung indomie yang terletak di dekat pintu gerbang garasi. Saya pesan indomie telur rebus untuk mengganjal perut yang sudah tak bisa di kompromi.

Hampir satu jam perbaikan bus sudah kembali siap untuk melanjutkan perjalanan. Akhirnya kabin terasa dingin kembali. Duduklah saya dengan nyaman. Tujuan selanjutnya adalah rumah makan RM Barokah Indah 2 dimana Laju Prima berhenti untuk service makan. Tepat pukul 21.05 bus sampai di rumah makan Barokah Indah 2. Sudah banyak ditemui unit unit LP terparkir. Saatnya mengisi perut. Tak begitu lapar karena tadi sudah diganjal dengan mie rebus. Paling tidak untuk formalitas saja. Dan ini dia menu makan nya. Ayam goreng tepung, sawi di kuahin, dan tumis labu. Cita rasa standard rumah makan panturaan Jabar. 


Laju Prima LP 102. Basah karena hujan lebih manis saat malam itu.


Cukup setengah jam saja break di Barokah Indah 2 kita lanjutkan kembali perjalanan. Perut semakin kenyang selalu di iringi rasa kantuk yang tak tertahankan. Bus cukup rekomend dari segi speed geal geol sepanjang jalur. Goyangan goldrag semakin membawaku untuk terlelap. 

Mata sudah terbuka kembali ternyata bus terparkir di RM Lestari Kebumen tepat pukul 02.00 WIB. Wowww tak terasa sudah break kedua sudah disini. Saya turun dan untuk pertama kalinya menjejakan kaki di RM Lestari. Rumah makan yang terkenal karena Rosalia Indah. Padahal disini juga banyak PO selain Rosin. Tampak pemandangan kawanan Rosin seperti 455. Wah ini 455 kan biasa lepas Bekasi jam 3 masih bisa jumpa disini. Ada pula 460, 343, dan lain lain.




Tak lama disini cuma 15 menit bus kembali melanjutkan perjalanan. Saya melanjutkan untuk tidur saja. Prediksi bisa finish jam 5 pagi. On time dan diluar expektasi kalau bisa finish jam 5. Di Purworejo saya mulai terjaga. Tampak depan duo Rosalia. Bus sangat ingin untuk mendahuluinya dan akhirnya duo Rosalia tersebut berhasil terkewok dengan cantik. Tampak depan lagi LP all new yang tadi bersama di rumah makan tak luput dari kewokan maut LP 102. Keren juga ini bus. Sempat tersendat karena perbaikan ac tadi tak jadi soal. 

Pukul 05.00 bus transit terminal Giwangan. Saya turun di Giwangan. Masih pagi dan jam enak kalau untuk nyambung ke Wonosari untu ikut bus bumel angkatan pertama ke Wonosari. Terima kasih LP 102. Diluar expektasi saya. Biar seat versa kurang nyaman dan sempat perbaikan AC, goyangan mautmu bisa membuatku pulsa dan on time. LP 102 , VIP LCC yang bersensasi.



Tak disangka belakang LP 102 muncul Maju Lancar seri V dengan gagahnya. Wah ini nih bisnya yang dinaikin Pangestu udah sampai sini aja. Perasaan dari bekasi habis magrib. Noh dia nampak batang hidungnya. Ckckckckck... tak masalah tetap finish Giwanganya duluan saya. Hehehe.. Saya langsung disambung dengan bumel mini bumel menuju Wonosari. Angkatan pertama saat itu. Hingga akhirnya saya sampai rumah di Karangmojo masih jam setengah 7 pagi. Amaziiing... gak berasa long weekend jam segini udah di Karangmojo. Padahal finish Jogja tak langsung ke GK. Nice.... jadi ketagihan PJKA nyambung nyambung. Untuk yang kedua kalinya PJKA nyambung nyambung sampai rumah masih morning fresh. Sejak dulu naik Rosin 436 baru kali ini bisa diulang lagi sampai rumah sebelum jam 7 pagi.

Sekali lagi terima kasih Laju Prima 102. Sekian report perjalanan Cikarang - Jogja dari saya dengan Laju Prima 102. Tunggu report report naik bus kembali dari saya.

Salam Bismania Indonesia
Wassalamu alaikum wr.wb.


Popular posts from this blog

ICIP ICIP GUNUNG HARTA 115 dan OBL MOCCACHINO ( Bagian 1 )

Assalamu alaikum wr wb

Dear Bismania Indonesia. Salam sejahtera untuk pecinta penikmat dan pengamat bus di seluruh Indonesia. Saya Estu Prabowo kembali menuliskan catatan perjalanan yang fresh. Yang saya dedikasikan sebagai turing penutup tahun 2015. Sebuah kisah seri pamungkas yang terukir di bulan Desember 2015 ini. Sebuah pelampiasan hasrat akan hobby turing yang sudah terbendung beberapa bulan terakhir. Memang susah mencari moment pas di tahun 2015 ini untuk ngebis. Dan syukur alhamdulilah masih diberi kesempatan untuk menunaikan ibadah turing. Dan kali ini bagi saya sendiri begitu spesial dan memuaskan. 


Seperti pada umumnya masyarakat urban khususnya penggemar bus di setiap akhir tahun pasti sudah diagendakan untuk jalan jalan atau turing. Tak terkecuali saya sendiri. Dan pasti secara umum akan mengambil pada libur natal dan tahun baru. Tapi tak berlaku untuk saya. Saya lebih memilih untuk turing penutupan di minggu kedua bulan Desember 2015. Alasan seperti menghindari musim punca…

Ketampanan Naik 5 Persen dengan Gunung Mulia Executive SR2 HD Prime

Assalamu Alaikum wr . wb
Selamat pagi untuk para pembaca yang masih setia membaca report report saya. Bagaimana kabarnya semoga selalu sehat walafiat. Mungkin sebagian dari agan agan pasti berpikir kenapa saya tidak membuat report lagi di forum www.bismania.com. Ya memang sangat disayangkan forum tersebut sudah almarhum. Huhuhuhuhu....... sayang sekali banyak kisah perjalanan saya yang tertuang di forum tersebut. Dari masa masa galau jomblo akut sampai menemukan tambatan hati.Curhat dikit boleh yes...
Back to topic. Menjelang libur akhir tahun baik natal dan tahun baru di Desember 2017 nanti adalah waktu yang tepat untuk saya kembali menunaikan ibadah saya sebagai bismania. Ya...kembali bermesraan dengan bus. Mengingat status saya yang sudah jadi kepala rumah tangga sungguh sulit untuk seperti dulu warrr...werr.... sesuka hati. Harus bisa memilih waktu dan reason dan mengumpulkan bujet yang cukup karena bukan hanya hanya tiket PP tapi juga uang kompensasi shooping yang cukup untuk istri.…