Skip to main content

Mini Explore Tuban dan Explore Gunung Harta GHTS 066

Assalamu alaikum wr wb



Blog ini adalah sambungan dari blog sebelumnya yang berjudul "Jalan Jalan Ke Bangilan dengan Agra Mas BM 087".

5 Agustus 2018

Baik kawanku semuanya pagi itu sangat cerah dan dingin di Bangilan. Menikmati hawa pedesaan. Suasana desa tak jauh berbeda dengan kampung halaman saya di Gunungkidul. Dingin sekali pagi itu dan saking dinginya saya baru berani mandi jam 12 siang. Sesuai dengan judul kali ini yaitu mini explore Tuban, saya akan membagikan foto foto dan pengalaman sedikit sewaktu di Tuban baik di Bangilan maupun Tuban kota.



Ini adalah potret seorang nenek yang membawa pakan untuk ternaknya. 

 

Mbah Kokoh sedang menikmati hasil panennya


Komplek pemakanan desa, saat sedang ziarah ke makam leluhur.


6 Agustus 2018

Hari dimana hari terakhir di Tuban. Memulai pagi dengan persiapan untuk pulang ke Bekasi. Tetapi balik dari Tuban kota sekaligus berkunjung ke rumah Mbah Istri yang satunya. Istri tampak sudah tidak sabar. 6 tahun berlalu tidak sekalipun berjumpa kembali. Kami stand by pagi pagi sekali karena kendaraan ke Tuban kota termasuk sulit. Hanya ada semacam mobil travel dan itu hanya pagi dan siang. 07.00 sebuah Mitsubhisi L300 sudah menjemput kami. Ini mobil yang akan mengantarkan kami ke Tuban kota. Mobil ini bisa muat sampai 15  penumpang. Tarif nya 20ribu saja. Perjalanan yang seru melewati pemandangan yang menyenangkan. Bukit bukit kapur, tak beda jauh dengan Gunungkidul. Perjalanan memakan kurang lebih 1,5 jam.



Pukul 09.00 kami sampai di rumah Mbah , rasa haru pecah seketika. Saya yang bukan cucu kandungnya saja merasakanya. Akhirnya cucu dan mbah bisa berjumpa lagi. Alhamdulillah bisa mewujudkan impian istri. Walau tidak lama kami disana, hanya sampai jam 11 siang.



Lalu kita lanjutkan experience kali ini. Tujuan gak jauh jauh dari tempat Mbah. Sholat dzuhur dulu di Masjid Agung Tuban. Masjid ini sangat bagus dan instagramable.



Selepas isoma tujuan kami adalah Klenteng Kwan Sin Bio. Ternyata di Tuban sudah ada grab. Sangat memudahkan bagi kami untuk mobile. Kalau naik angkot jalurnya muter muter. Klenteng ini terkenal karena ada patung raksasa yang kalau saya tidak salah namanya patung  Kwan Sing Tee Koen . Informasi saja berkunjung kesini free lo. Hanya jaminan KTP saja. Siapa saja boleh berkunjung.




Tak ada tujuan lagi, karena habis ini ya Tamansari Tuban. Berhubung masih agak lama. Kami bersantai di tepi pesisir Tuban. Sambil menikmati es kelapa muda.


Pesisir Tuban


Pukul 14.00 kami menuju RM Tamansari Tuban. Dengan grab lagi tentunya. Disini istirahat sambil ngopi ngopi tamvan. Sobat Hardy mengabarkan kalau nanti unitnya Tronton Mercy. Yessss... mercy lagi. Bagi mayoritas bismania lebih suka scania. Tetapi tidak bagi saya. Scania ok, but mercy still the best. Ditawari hotseat saya tolak. Karena saya mau menikmati fasilitasnya. AVOD dan USB portnya donk pastinya. Apalagi ini pengalaman perdana istri naik bus yang ada AVODnya. 

Menanti dan menanti akhirnya pukul 17.10 armada yang dinantikan mulai menampakan ketampanannya. That's GHTS 066. Gunung Harta jetbus 3 masih gress....... Bermesinkan  Mercedes Benz 2542 armada langsung yang dari Surabaya bukan dari Malang. Tambahan informasi, naik GH dari Tamansari Tuban tarif 280ribu.  Kedua kali jajal mesin kayak gini. Akhirnya kesampaian naik solusyen yang kekinian.


  Sebagai pasutri yang suka jalan jalan tapi jarang jalan jalan foto dulu kita.



Duo Lorena


Check in ke crewnya dan kami pun mengikuti penumpang lain untuk service makan. Agak aneh ya, baru kali ini naik bus langsung service makan. Menu disini jangan samakan dengan Taman sari di Cipali. Jauh sekali. Ini sangat manusiawi dan cita rasanya lebih nikmat. Dan satenya sepertinya ikonik.


Pukul 17.45 bus diberangkatkan. Menjadi Gunung Harta pertama yang take off dari Tamansari. Istri tampak antusias dan mencoba fasilitas avod untuk nonton upin ipin dan mendengarkan musik. Saya cukup charge hp saja. Membuka amplop tiket dan ada pesan kecil dari sobat Hardy. " Selamat menikmati perjalanan dan semoga lekas dapat momongan " pesan penuh doa. Nyatanya, setelah selang beberapa pekan dari Tuban alhamdulillah istri mulai hamil. Berkah yang tak terkira dari Allah SWT. Istri positif hamil. Akhirnya menjadi seorang ayah bukan lagi seorang impian. Terima kasih juga buat support dari kawan kawan semua. 


Sejauh ini bus nyaman dan sesuai expektasi tinggi saya. Memang cocok untuk melepaskan segala lelah untuk kembali pulang. Kabin kedap dan wangi,adalah harga mati untuk standard kenyamanan bagi saya. Bangku nyaman dan leg room manusiawi. Saya tak tahu ini bus mosak masik atau tidak karena sepanjang perjalanan saya tak mempedulikan aksi aksinya. Tahunya ini bis nayaman aja. Perkara fast , atau mau nanti sampai Bekasi masih gelap atau udah terang tak jadi soal. Kalau telat tinggal cuti setengah hari. Perkara selesai.

Selang dua jam dari take off kami pun mulai pulas. Sempat terbangun sedang tersendat di Kendal . Pukul 00.00 bus rehat di SPBU Kendal. Semua GH rest disini. Agak lama disini, mungkin sekitar hampir sejam. Harus ikut membantu salah satu armada Tronton yang trouble. 


Pukul 05.00 pagi mulai bangun dan sudah terjaga. Rupanya macet macetan di Tol Cikampek. Fix ini terlambat kerja. Fix ambil cuti setengah hari. Untung saja bus gak mampir mampir exit Karawang atau Cikarang. Mentari semakin meninggi dan masih tersendat. Efek proyek Tol Cikampek Elevate. Crew membagikan snack pagi. Eh.... ini snack pagi atau snack sore yang baru dibagi pagi ya. 

Horornya Tol Cikampek tak kenal hari
Situasi mulai lancar ketika sampai Cikarang. Finish kantor Bekasi Timur pukul 07.20. Tak cuma bus ini saja kok yang kesiangan. Semua bus Jatiman juga telat. Tampak kawanan Harjay baru masuk Bekasi Timur, Lorena SDD juga dibelakang kami. Bahkan madura team dari Haryanto juga kesiangan. 
Terima kasih Gunung Harta GHTS - 066 atas service yang memuaskan. Memang menjadi solusyen yang jitu. Over all memuaskan. Armada ok, service makan ok, saya tak berkomentar soal speed karena tidak fair kondisi lalin tersendat sana sini dan saya pulas tertidur saking lelahnya. Untuk PP kali ini memuaskan. Tidak ada armada yang bikin bete .
Cukup sekian blog report dari saya. Saya akan merindukan kembali moment moment seperti ini. Siap siap jadi Ayah. Nak... nanti kalau sudah besar jangan jadi kayak ayah. Ayahmu absurd. Jadilah anak yang lebih berguna bagi agama, bangsa dan negara. Kejar cita citamu setinggi langit. Ayah akan 1000 % support. Ya Allah malah curcol, hehehe.


Sampai jumpa di next blog report........
Siapa kita ?? Solusyen... Siapa kita ?? Solusyen... Salam Solusyen.
Wassalamu alaikum wr.wb

Comments

Popular posts from this blog

New Raya Super Top 2 , Zona Nyaman yang Tanpa Basa Basi

Assalamu alaikum wr wb  Selamat tahun baru 2019. Apa kabar kawan kawanku semuanya. Bagaimana kabar di tahun 2019 ini? Ada resolusi baru? Apa masih template seperti yang lalu lalu, terombang ambing kampul kampul , hahahhaa....abaikan hanya bercanda. Semoga kabar kawan kawanku semua tetap stabil dan tetap sehat walafiat.  Akhirnya saya ada bahan yang bisa saya tuliskan di blog yang sepi ini. Alhamdulillah setelah dua tahun yang lalu akhirnya bisa meniqqmati bis yang selalu jadi target utama. Saya bukan pecinta kebut kebutan, bukan bis yang banter yang hits seperti pada umumnya khalayak pilih. Cukup Raya super top yang sampai kapan pun itu bus masih bakal jadi top option . Gimana tidak, super top 2 jam keberangkatan office hour friendly, super nyaman, kelas tertinggi, tanpa basa basi alias gak mampir sana sini, langsung ngejossss. Bukan tercepat tapi terkonsisten. Harga memang mahal . Rp 280.000,- tarifnya. Tapi wajar lagi pula jarang ngebis akap jadi harga yan...

AYO BELAJAR AKSARA JAWA

Ha...ca...ra...ka..da...sa...wa..la...Bagi yang orang Jawa atau pernah duduk di bangku sekolah di sekolah-sekolah di Jawa Tengah dan Yogyakarta pasti pernah belajar aksara jawa pada materi Bahasa Jawa. Coba deh kita mengingat ingat lagi dan mari kita mempelajarinya kembali. Bagi yang belum tahu ayo kita belajar bersama-sama. Kegiatan positif juga untuk melestarikan budaya leluhur. Huruf dasar ( aksara nglegena )   Huruf pasangan ( Aksara pasangan )   Pasangan dipakai untuk menekan vokal konsonan di depannya. Sebagai contoh, untuk menuliskan mangan se ga (makan nasi) akan diperlukan pasangan untuk "se" agar "n" pada mangan tidak bersuara. Tanpa pasangan "s" tulisan akan terbaca manganasega (makanlah nasi). Tatacara penulisan Jawa Hanacaraka tidak mengenal spasi , sehingga penggunaan pasangan dapat memperjelas kluster kata. Kalau yang masih belajar pasti rumit ya. Memang butuh waktu dan banyak berlatih. Huruf utama ( aksa...

Ketampanan Naik 5 Persen dengan Gunung Mulia Executive SR2 HD Prime

Assalamu Alaikum wr . wb Selamat pagi untuk para pembaca yang masih setia membaca report report saya. Bagaimana kabarnya semoga selalu sehat walafiat. Mungkin sebagian dari agan agan pasti berpikir kenapa saya tidak membuat report lagi di forum www.bismania.com. Ya memang sangat disayangkan forum tersebut sudah almarhum. Huhuhuhuhu....... sayang sekali banyak kisah perjalanan saya yang tertuang di forum tersebut. Dari masa masa galau jomblo akut sampai menemukan tambatan hati.Curhat dikit boleh yes... Back to topic. Menjelang libur akhir tahun baik natal dan tahun baru di Desember 2017 nanti adalah waktu yang tepat untuk saya kembali menunaikan ibadah saya sebagai bismania. Ya...kembali bermesraan dengan bus. Mengingat status saya yang sudah jadi kepala rumah tangga sungguh sulit untuk seperti dulu warrr...werr.... sesuka hati. Harus bisa memilih waktu dan r eason dan mengumpulkan bujet yang cukup karena bukan hanya hanya tiket PP tapi juga uang kompensasi shooping yang cuk...